Tutorial : Trauma Healing


PETUNJUK SINGKAT
PENANGANAN TRAUMA PASCA BENCANA (TRAUMA HEALING)
Oleh  : M. Lukmanul Hakim (Korps Sukarela PMI Unit I IPB)

Pengertian

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, trauma didefinisikan  keadaan jiwa atau tingkah laku yg tidak normal sbg akibat dr tekanan jiwa atau cedera jasmani.
Trauma Healing adalah kegiatan yang dilakukan perorangan atau tim dengan metoda tertentu bertujuan untuk menyembuhkan atau meringankan beban yang menggoncangkan jiwa seseorang atau kelompok tertentu akibat bencana alam seperti banjir, longsor, kecelakaan transportasi.

Penggolongan Trauma

1. Trauma ringan

Trauma ringan adalah trauma akibat suatu kejadian yang menggangu kejiwaan seseorang yang mudah disembuhkan. Trauma ini biasanya akibat beberapa kejadian :
– Kecelakaan kendaraan bermotor yang menyebabkan luka ringan
– akibat ucapan atau perbuatan seseorang berupa penghinaan

2. Trauma Sedang

Trauma sedang adalah trauma akibat suatu kejadian yang mengganggu kejiwaan seseorang yang dapat mengubah perilaku seseorang dalam jangka waktu tertentu.
Penyebab Trauma ini antara lain :
– Musibah atau kecelakaan  yang merenggut nyawa orang-orang terdekat korban.
-Perbuatan seeseorang yang menghilangkan nyawa anggota keluarga.

3.Trauma Berat

Trauma Berat adalah Trauma akibat suatu kejadian yang menggangu kejiwaan seseorang yang terjadi berkepanjangan. Biasanya trauma ini sulit disembuhkan dan memakan waktu yang cukup panjang untuk penyembuhannya.
       Penyebab Trauma ini antara lain :
-Musibah atau kecelakaan yang merenggut nyawa orang yang sangat di cintai.
-Intimidasi yang terstruktur dan -berkepanjangan
-Merasa bersalah yang berlebihan  

Penanganan Trauma

Trauma Ringan
Penanganan Trauma Ringan dapat dilakukan dengan menghibur korban agar lupa terhadap kejadian yang menimpanya  dengan cara :
-Mengajaknya ngobrol dan mendengarkan keluh kesahnya
-Jangan mengungkit kejadian penyebab trauma
-Memberikan pengertian dan motivasi bahwa musibah itu adalah ujian untuk meningkatkan derajat seseorang
-Mengajak nya bermain permainan yang disukai korban.
– Jika gejala berlanjut bawa ke psikiater

– Trauma Sedang
Penanganan Trauma sedang dapat dilakukan dengan menghibur korban lebih intensif agar lupa terhadap kejadian yang menimpanya  dengan cara :
-Intensifkan mendengarkan, hindari kesan menasehati, biarkan korban merasa nyaman dengan keberadaan anda. 
– Jangan mengungkit kejadian penyebab trauma karena akan mengingatkan kembali kejiadian penyebab trauma.
– Gali informasi mengenai karakter korban, apa yang disukai atau tidak disukai.
– Berikan motivasi, jadikan diri si korban menjadi penting dan dibutuhkan orang sekitarnya.
– Ajak bermain dengan permainan mendidik  yang disukai korban

Trauma berat
Penanganan trauma berat sebaiknya diserahkan kepada dokter kejiwaan atau psikiater.  Psikiater sudah punya trik-trik jitu untuk menangani taruma jenis ini.
Yang perlu di waspadai pada trauma berat :
– Kejiwaan yang sangat tidak stabil
– Sering melakukan perbuatan tidak rasional
– Mudah tersinggung

PENANGANAN TRAUMA AKIBAT LONGSOR

Bencana longsor biasanya mengakibatkan korban :
-Kehilangan harta benda :  rumah, harta, ternak  tertimbun
– Kehilangan nyawa orang-orang terdekat : kehilangan orang tua, anak, istri, suami atau saudara dekat.
– Shock dan bingung : Korban biasanya merasa tertekan luarbiasa sehingga berfikir tidak rasional dan bingung
Tindakan :
– Lakukan evakuasi korban yang selamat terlebih dahulu ke tempat yang aman
-Buat barak pengungsian sementara atau permanen
– Buat koordinasi dengan lembaga-lembaga penanggulangan bencana dan rumah sakit
– Evakuasi korban yang meninggal dan tertimbun bekerjasama dengan BASARNAS, PMI, BSM atau lembaga sejenisnya yang memiliki Tim SAR
– Tenangkan korban agar tidak kembali ke lokasi longsor sampai dinyatakan aman
– Lakukan tindakan Trauma Healing sesuai dengan jenis traumanya

PELAKSANAAN TRAUMA HEALING
– Lakukan pemisahan berdasarkan usia
Anak-anak : Usia 0 – 12 Tahun
Remaja : Usia 13 – 18 Tahun
Dewasa : Usia 19 – 60 Tahun 
Lansia : Usia 60 tahun keatas
Tentukan prioritas  usia mana yang akan ditangani.
– Menentukan waktu, peserta, jenis kegiatan trauma healing disesuaikan dengan karakterristik dan kearifan lokal
– Menentukan personil lapangan tim trauma healing meliputi penanggung jawab kegiatan, pemateri, koordinator kegiatan, dll.
– Buat Rundown Acara dan penanggung jawab per acara
– Buat form notulen acara
– Buat dokumentasi kegiatan : audio dan video
– Membuat laporan kegiatan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s